Thursday, May 17, 2012

Permasalahan Umum pada Tanaman Karet


Produksi getah pada tanaman karet ditunjang oleh banyak faktor, salah satunya adalah nkondisi tanaman itu sendiri. Kondisi kesehatan tanaman haruslah sangat diperhatikan karena tanaman yang sehat  akan menghasilkan getah yang melimpah. Pemupukan yang cukup dan cara pengambilan getah yang sesuai prosuder harus direalisasikan di lapangan demi tercapainya kondisi tanaman yang sehat.
Pengambilan getah dengan cara eksploitasi yang berlebihan akan menyebabkan tanaman menjadi lemah dan mudah sakit. Pengaturan gilir sadap haruslah tepat, karena tanaman karet yang disadap akan membutuhkan waktu istirahat untuk memulihkan keadaannya. Pengaturan gilir sadap yang terlalu rapat akan menyebabkan tanaman karet menjadi lemah. Hal ini dikarenakan getah yang akan digunakan tanaman untuk proses trnaslokasi nutrisi dan juga sebagai salah satu mekanisme pertahanan akan menurun. Dengan gilir sadap yang  rapat memang bisa meningkatkan produksi pada jangka waktu pendek, akan tetapi pada beberapa periode berikutnya produksi getah pada tanaman karet akan menurun.
Proses penyadapan lebih baik dilakukan pada pagi hari saat tekanan turgor masih tinggi. Penyadapan yang dilakukan pada pagi hari akan menurunkan persentase munculnya lump dan juga kehilangan lump akibat pencurian. Hal ini dikarenakan tetesan lateks akan berhenti sebelum siang hari dan lump dapat dikumpulkan lebih awal.
Proses sadapan erat kaitannya dengan pemakaian kulit. Pemakaian kulit pada proses sadapan memiliki standar tertentu dengan tujuan tanaman karet masih bisa diambil produksinya pada jangka waktu tertentu. Pemborosan pemakaian kulit pada tanaman karet akan menyebabkan berkurangnya umur sadap dan juga tanaman karet akan mudah terserang penyakit.
Hari hujan menjadi salah satu kendala untuk produksi. Sadapan yang dipaksakan ketika hujan akan mengakibatkan banyak tanaman terkena penyakit kering alur sadap (KAS). Kering alur sadap diakibatkan tertutupnya saluran lateks oleh air hujan yang masuk sehingga getah akan membeku dan saluran getah menjadi kering. Selain itu sadapan yang dipaksakan ketika hujan akan mengakibatkan penurunan kadar karet kering pada lateks.
Kunci produksi yang tidak kalah penting adalah penyadap. Para penyadap sebagai aset SDM memegang peranan penting sebagai bagian pelaku utama yang berhubungan langsung dengan pengambilan lateks itu sendiri. Permasalahan yang muncul pada periode-periode sekarang adalah mulai berkurangnya SDM yang mau bekerja di kebun sebagai penyadap. Kebanyakan orang lebih memilih bekerja di pabrik dibandingkan bekerja di kebun sebagai penyadap. Selain itu Kualitas SDM yang memiliki kemampuan dan pengetahuan yang baik dalam proses sadapan mulai berkurang. Perlu adanya sebuah terobosan untuk masalah tersebut sehingga pada masa yang akan datang kebun tak perlu takut kekerungan pekerja.

Berikut permasalahan umum yang muncul pada saat panen :
a)         Eksploitasi yang berlebihan menyebabkan tanaman rentan terserang penyakit
b)         Pengaturan gilir sadap yang terlalu rapat
c)          Sadapan yang dipaksakan ketika hari hujan
d)         Sadapan dilakukan pada panel sadap yang tak seharusnya
e)         Kebersihan mangkok kurang diperhatikan
f)          Kemiringan bidang sadap yang telah melebihi standar
g)         Persentase lump yang terlalu tinggi
h)    Sarana angkutan jalan yang rusak menyebabkan pengiriman lateks terhambat   sehingga terjadi prakoagulasi
i)           Pemberian amoniak yang tidak sesuai dosis
j)           Kebersihan sekitar bokoran kurang diperhatikan
k)          Mulai berkurangnya SDM yang mau bekerja di kebun
l)            Penyadapan tidak dilakukan tidak sesuai jadwal

No comments:

Post a Comment

produk saya

produk saya
lilin aroma teraphy berbahan aktif akar wangi